Pembatasan Sosial Berskala Besar (Lagi)

Koran-Tempo-PSBB Lagi

Membaca Koran Tempo edisi hari ini (14/9) menciptakan perasaan getir kembali ketika DKI Jakarta kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini sudah diancang-ancang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hampir lima hari sebelum pelaksanaan PSBB. Tentu kebijakan itu sudah memiliki kajian tersendiri yang (entah) apapun dampaknya minimal sudah masuk hitungan.

Membatasi mobilitas masyarakat secara fisik masih memiliki dampak signifikan ketika PSBB diselenggarakan periode sebelumnya. Namun, upaya tersebut kendor lagi setelah batas akhir penyelenggaraan PSBB selesai. Masyarakat memasuki masa transisi adaptasi baru. Sayangnya, kelengahan pihak masyarakat dan pemerintah dalam menerapkan kebiasaan baru kurang kuat ketika PSBB digalakan. Alhasil jumlah kasus meningkat tajam. Hal tersebut yang menjadi salah satu faktor pendukung ditetapkannya PSBB mulai 14 September ini.

Tak Ada Lagi Isolasi Mandiri

Mulai 14 September, isolasi mandiri ditiadakan. Hal ini menjadi salah satu paket kebijakan PSBB yang diselenggarakan mulai Senin itu. Pemerintah DKI Jakarta melarang hal tersebut karena dinilai tidak efektif. Pemerintah memberikan fasilitas Wisma Atlet dan layanan kesehatan penuh sebagai gantinya. Hal tersebut diperuntukkan bagi warga yang terindikasi terpapar infeksi COVID-19.

Pemerintah DKI Jakarta telah menyiapkan tujuh menara di lingkup Wisma Atlet yang diperuntukkan sebagian sebagai sarana isolasi diri. Tantangan muncul bukan dari bagaimana menyiapkan sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan PSBB. Tetapi bagaimana mengatasi dampak ekonomi dan dampak sosial. Kedua bidang ini sangat mempengaruhi sektor kehidupan bernegara.

Ditentang Menteri Koordinator Perekonomian dan Sebagian Ekonom

Dilematisme muncul sebelum penetapan status PSBB lagi di Provinsi DKI Jakarta. DKI Jakarta menjadi kiblat perekonomian oleh luar negeri. Menteri Koordinator Perkonomian menyayangkan keputusan dilematis tersebut. Bahkan, harga saham anjlok begitu berhembus kabar DKI Jakarta akan menyelenggarakan PSBB lagi mulai 14 September. Keputusan yang sulit bagi penyelenggara negara untuk mengutamakan mana: kesehatan atau perekonomian?

Tinggalkan Balasan

× How can I help you?